I.
DEFINISI
Kesehatan mental adalah sama pentingnya dengan kesehatan fisik dalam
kehidupan sehari-hari. Bahkan, keduanya saling berkaitan, individu dengan
masalah kesehatan fisik sering mengalami kecemasan atau depresi yang
mempengaruhi respons mereka terhadap penyakit fisik.
Kecerdasan Emosional adalah dalam bahasa inggris emotional quotient,
disingkat EQ adalah kemampuan seseorang
untuk menerima, menilai, mengelola, serta
mengontrol emosi dirinya dan orang lain di sekitarnya.
II.
berikut adalah 10 cara untuk meningkatkan
kecerdasan emosional Anda:
1.
Coba rasakan dan pahami perasaan anda.
2.
Jangan menilai atau mengubah perasaan Anda
terlalu cepat.
3.
Lihat bila Anda menemukan hubungan antara
perasaan Anda saat ini dengan perasaan yang sama di masa lalu.
4.
Hubungkan perasaan Anda dengan pikiran Anda.
5.
Dengarkan tubuh Anda. Pusing di kepala
saat bekerja mungkin merupakan petunjuk bahwa pekerjaan Anda adalah sumber
stres.
6.
Jika Anda tidak tahu bagaimana perasaan Anda,
mintalah bantuan orang lain.
7.
Masuk ke alam bawah sadar Anda. Bagaimana Anda
lebih menyadari perasaan bawah sadarAnda? Coba asosiasi bebas. Dalam keadaan
santai, biarkan pikiran Anda berkeliaran dengan bebas.
8.
Tanyakan pada diri Anda: Apa yang saya
rasakan saat ini.
9.
Tulislah pikiran dan perasaan Anda ketika sedang
menurun. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa dengan menuliskan pikiran dan
perasaan dapat sangat membantu mengenal emosi Anda.
10.
Tahu kapan waktu untuk kembali melihat
keluar. Ada saatnya untuk berhenti melihat kedalam diri Anda dan
mengalihkan fokus Anda ke luar. Kecerdasan emosional tidak hanyamelibatkan kemampuan
untuk melihat ke dalam, tetapi juga untuk hadir di dunia sekitar Anda
Jadi kesehatan mental berhubungan dengan kecerdasan emosional
karena ketika emosinal terganggu akan bermuara pada mental seseorang. Salah
satu kriteria sehat mental adalah Perasaan-perasaan dan Emosi-emosi yang
Positif dan sehat Ketengan dan Kedamaian Pikiran. Seseorang yang memiliki
kesehatan mental yang baik akan memiliki kecerdasan emosional yang baik pula
dan mampu mengendalikannya ke hal – hal yang positif yang akan berguna bagi
dirinya sendiri maupun orang yang ada disekitarnya.
III. DAFTAR PUSTAKA
- Feist, G. J., & Feist, J. (2010). Theories of personality 7th ed. Jakarta: Salemba Humanika
- Papalia, D. E., & Feldman, R. D. (2014). Experience human development 12th ed. Jakarta:Salemba Humanika.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar